top of page

Kurikulum TKIT Rahmaniyah

​"My method is founded on the child himself. Our study has its origins in the child. The method has been achieved by following the child and his psychology". Dr. Montessori
​Penerapan Metode Montessori

 

Untuk mencapai tujuan pendidikan anak dalam Islam, TKIT Rahmaniyah menerapkan kurikulum merdeka dengan metode Montessori. TKIT Rahmaniyah percaya dengan memberikan pendidikan secara holistik (intelektual, spiritual, emosional, sosial, dan fisik) akan membantu anak membangun dirinya sendiri untuk menjadi manusia dewasa yang utuh di masa depan sehingga dapat berkontribusi di masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki.

 

Setiap anak akan bebas bergerak dan belajar secara konkret (hands-on learning) dalam kelas lintas usia (mixed-age classroom) pada lima area, yaitu:

  1. Keterampilan hidup sehari-hari (preliminary activities, merawat diri, merawat lingkungan, kecakapan sosial dan sopan santun)

  2. Sensorial

  3. Bahasa

  4. Matematika

  5. Budaya (Zoologi, Botani, Geografi, dan Sejarah)​

Anak juga memiliki rencana pembelajaran masing-masing (individual lesson plan) setiap minggu yang sesuai dengan kebutuhan dan minatnya berdasarkan observasi guru di kelas.

​Muatan Keislaman

 

Muatan keislaman di TKIT Rahmaniyah bertujuan untuk membimbing anak mengenal Allah dan memahami hakikat manusia diciptakan di dunia sejak usia dini. Pembentukan karakter Islami pada anak dilakukan berdasarkan keteladanan yang ditunjukkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam beserta para sahabatnya, maupun keteladanan yang dicontohkan oleh guru di sekolah. 

​

Pengetahuan dan keilmuan Islam tersebut diperkenalkan sesuai dengan tahapan usia anak yang meliputi:

  1. Tauhid dan Asmaul Husna

  2. Al-Quran & Hadits Study

  3. Doa & Dzikir

  4. Adab & Akhlak

  5. Fiqih

  6. Sirah

  7. Bahasa Arab

  8. Belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode UMMI dengan para guru yang sudah bersertifikasi

Program Lainnya​

​​

TKIT Rahmaniyah juga menyelenggarakan program tambahan untuk memberikan pengalaman belajar yang kaya dan bermakna agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang utuh, antara lain:

  • Social and Emotional Learning (SEL) agar anak dapat mengenali dan mengelola emosi secara positif

  • Penguatan kemampuan literasi dengan metode membacakan nyaring (read aloud) living books, puisi, dan syair bersama para guru yang mendapatkan pelatihan khusus dan menggunakan buku yang sudah dikurasi

  • English Time untuk menumbuhkan minat anak terhadap bahasa asing

  • Memberikan kesempatan anak belajar langsung dari lingkungan sekitar melalui kegiatan nature walk

  • Gross motor activity untuk memperkuat otot, koordinasi, serta keterampilan fisik anak

  • Belajar mengamati, bertanya, memprediksi, dan menarik kesimpulan secara alami melalui science experiment

  • Art & Craft sebagai ruang untuk anak mengekspresikan ide, emosi, dan imajinasi mereka secara kreatif​

bottom of page